AUDIO


 

Audio atau yang biasa kita sebut dengan suara, merupakan hasil yang dimunculkan dari sesuatu yang bergetar di udara kemudian menciptakan gelombang tekanan yang akan menyebar dan sampai pada gendang telinga, saat itu kita mengalami getaran sebagai suara.

Audio merupakan salah satu elemen dasar dari media. Dalam penerapan di media, audio  memberikan pengaruh yang besar terhadap manusia. Karena media yang menggunakan sistem audio menembak dua indera manusia, yaitu oral (mulut) dan aural (pendengaran).

Audio yang digunakan dalam media sangat berpengaruh terhadap penggunaan media. Jika terdapat penyalahgunaan suara dalam sebuah media ttentu hal tersebut akan menimbulkan masalah pada kinerja media dimana media tersebut digunakan dalam sebuah proyek.

Terdapat berbagai macam aplikasi yang diciptakan untuk menunjang audio pada suatu media. Contohnya saja MIDI. Midi file secara signifikan cenderung lebih kecil daripada file sejenis seperti gelombang digital.

Midi file merupakan perangkat yang bergantung pada kemampuan hardware yang tersedia pada media. Karena Midi file berukuran kecil maka biasanya diletakkan dalam load halaman web dan berjalan lebih cepat daripada perangkat digital yang setara.

Dengan Midi kita dapat merubah durasi Midi file dengan memvariasikan temponya tanpa harus merubah pitch dari musik atau menurunkan kualitas dari audio yang kita rubah tersebut.

Penggunaan Midi harus dibarengi dengan musical score, keyboard, notasi serta produksi audio itu sendiri.

Dalam dunia audio terdapat istilah Digital Audio Data. Digital audio data merupakan representasi actual audio yang biasanya disimpan dalam bentuk ribuan sampel individu yang mewakili amplitudo dari suara pada titik diskrit.

Sekarang ini kita telah banyak mengenal audio-audio dalam bentuk digital. Kita bisa mendapatkan suara digital tersebut dari berbagai sumber makhluk hidup atau rekaman yang pernah dibuat.

Dalam persiapan serta pemrograman yang dibutuhkan untuk membuat suatu digital audio tidak harus menuntut untuk penguasaan teori music.

Terdapat perbedaan antara Midi yang analog dengan Midi yang digital. Midi analog menggunakan grafis terstruktur atau vector, sedangkan audio digital merupakan bentuk analog dari audio namun disertai gambar bitmap.

Sebelum kita membuat sebuah rekaman dan mengedit audio digital, ada beberapa langkah yang harus diperhatikan, antara lain ukuran file biasanya dalam bytes dari rekaman digital sampling rate (durasi rekaman dalam, bit resolusi, jumlah track 1 untuk mono dan 2 untuk stereo). Saat proses digitalisasi audio kita juga harus memperhatikan untuk menjaga tingkat perekaman mencapai maksimal namun jangan sambai melebihi kapasitas. Kemudian kita sebelumnya harus menghapus ruang kosong di awal dan akhir serta menormalisasi perekaman suara.

Format file asli yang biasa digunakan software pengeditan audio Macintosh adalah format SND dan AIF. Sedangkan pada Windows format file yang biasa digunakan adalah WAV.

Beberapa software lain yang menjadi pendukung program audio antara lain Adobe Flash yang menyediakan alat yang cukup bagus untuk integrating and streaming sounds, termasuk format MP3. Kemudian terdapat Apple QuickTime yang memungkinkan audio digital untuk disisipkan dengan informasi video.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s