FEATURE – Sebongkah Kecil Paramadina


By : Erni Nur Izzati/Kajian Media ‘09

Universitas Paramadina merupakan salah satu universitas di Indonesia yang boleh dibilang terkenal dengan rektornya yang merupakan salah satu dari  seratus orang berpengaruh  di dunia.  Hal ini menjadi pemicu semangat mahasiswa Paramadina untuk mencontoh pretasi yang terus di torehkan oleh sang rektor.

Berbagai macam cara ditempuh mahasiswa Paramadina untuk membuktikan bahwa mereka tidak kalah membara semangatnya dengan Pak Rektor Anis Baswedan, antara lain dengan berprestasi melalui jalur maupun non akademik.

Prestasi mahasiswa dalam bidang non akademik ini banyak tersalurkan oleh wadah organisasi yang terdapat di Universitas Paramadina yang biasa disebut dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Dalam UKM inilah mahasiswa dapat menyalurkan aspirasi, minat, dan hobby-nya yang kemudian bisa menjadi prestasi tersendiri yang didapat oleh mahasiswa.

Beberapa contoh UKM yang terdapat di Universitas Paramadina antara lain, yang terfokus kepada bidang seni dan budaya seperti Kafha dan T-ta Paramadina, kemudian yang terfokus pada bidang sosial kemanusiaan adalah Paramadina Social Care (PSC), pada bidang olahraga terdapat UKM seperti Softball dan Basket, kemudian bidang beladiri terdapat UKM Capoera dan Taekwondo, serta UKM lainnya.

Namun ternyata, tidak semua mahasiswa memilih untuk menjadi bagian dari kesibukan yang dilakukan oleh masing-masing organisasi. Jika ditilik lebih dalam, hanya sebagian mahasiswa tertentu yang aktif dalam kegiatan organisasi. Bahkan beberapa diantaranya aktif di lebih dari satu organisasi sekaligus.

Hal tersebut menciptakan perbedaan yang sangat mencolok antara aktifis organisasi dan yang bukan aktifis. Yang bukan merupakan aktifis seolah menjalani masa kuliahnya hanya dengan kupu-kupu atau kuliah pulang-kuliah pulang. Sedangkan para aktifis yang maniak dengan organisasi bahkan sudah seperti menjadikan kampus sebagai rumah keduanya. Akhirnya terciptalah atmosfer tersendiri yang dibangun para aktifis di wilayah kampus, yang menjadikan kampus universitas Paramadina terasa ‘lebih hidup’.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s