HTML


 

And Web-Based Multimedia Designing Web-based Multimedia

Di era yang sudah memasuki babak post modern ini kita sudah tidak asing dengan teknologi yang biasa kita sebut dengan internet. Ada berbagai macam istilah dalam teknologi internet tersebut, tetapi sebelum kita mengulas lebih banyak mengenai beberapa macam istilah dalam teknologi internet, terlebih dulu kita tilik sejarah dari internet kemunculan internet itu sendiri.

Awal mula internet adalah sebuah jaringan riset yang mendapatkan dana dari Advanced Research Projects Agency (ARPA) Departemen Pertahanan A.S. Pada bulan septrmber 1969 Node yang pertama muncul dari ARPANET yang diinstal di Universitas California di Los Angeles. Kemudian pertengahan tahun 1970, sudah ada internetwork dari ARPANET yang mencakup lebih dari 30 universitas, situs-situs militer, kontraktor pemerintah, dan lain sebagainya. Sekitar akhir tahun 1983-an, jaringan masih terdiri dari beberapa ratus komputer dalam beberapa local area network (LAN).

Tanggung jawab dan menejemen ARPANET resmi beralih dari kepentingan militer menjadi NSF berorientasi akademik pada tahun 1989. Semenjak itu organisasi-organisasi riset dan para akademisi seolah telah ‘kecanduan’ dengan internet. Kemudian internet mulai menjamah lebih dari 60 negara di belahan dunia ini sekitar tahun 1990-an, namun penggunaan internet sebagai peluang bisnis belum bisa dimanfaatkan. Baru setelah dua tahun kemudian atau sekitar tahun 1992 penggunaan internet untuk komersial diizinkan. Tahun  2001 internet telah merasuki 6,71 persen dari seluruh populasi dunia. Tahun 2003 tercatat sekitar 7,3 juta dokumen dan halaman web yang bertambah setiap harinya sampai saat ini.

Demikian sejarah  singkat dari kemunculan internet. Kita beralih pada pembahasan internet secara teknologi dan berbagai macam atribut yang terdapat didalam teknologi internet tersebut.

Diawali dengan bentuk paling sederhana dari jaringan internet, yaitu sekelompok komputer dengan satu computer yang berperan sebagai server untuk menyediakan layanan j\aringan seperti transfer file, email, atau cetak dokumen kepasa komputer klien dari jaringan tersebut. Sistem jaringan seperti ini bisa juga disebut dengan local area network (LAN). Untuk menghubungkan antara LAN satu dengan lainnya bisa dengan menggunakan gateway dan router. Saat beberapa LAN dihubungkan akan membentuk sebuah wide area network (WAN). Jika ingin menghubungkan LAN dengan WAN bisa juga dengan menggunakan server yang menyediakan keperluan perangkat lunak untuk internet dan penghubung data fisik (biasanya sambungan telepon dengan bandwidth tinggi)

Dalam teknologi internet juga dimudahkan dengan adanya alamat internet. Sehingga pengguna akan sangat terbantu dalam melakukan pencarian terhadap alamat web yang dituju.

Ada juga yang disebut dengan top level domain, dibuat sebagai kategori untuk mengakomodasi semua pengguna internet. Kemudian domain name system (DNS) dikembangkan untuk memberikan nama dan alamat secara rasional pada computer yang terhubung pada internet.

Atribut lainnya adalah kode-kode negara. Biasanya terdiri dari dua huruf yang berdasarkan Internasional Standards Organization (ISO) dokumen 3166, digunakan dalam alamat semua computer yang berada di luar domain Amerika Serikat. Contohnya seperti smithe@idsc.gov.eg.

Alamat IP dan paket data merupakan salah satu atribut dari teknologi internet yang cukup familiar di telinga masyarakat yang melek teknologi. Saat data dikirim melalui internet oleh computer terlebih dulu data akan dipecah menjadi paket-paket oleh Transmission Control Protocol (TCP), kemudian Internet Protocol (IP) mengambilnya dan mengirim paket tersebut pada alamat tujuan melalui rute yang mungkin memuat banyak computer lain yang telah berproses lebih dulu. TCP dan IP merupakan dua protocol internet yang penting dalam penggunaannya.

Alamat IP merupakan alamat internet yang sebenarnya. Alamat tersebut terdiri dari empat nomor yang dipiisahkan oelh titik. Sebagai contoh alamat web students paramadina account 192.168.20.253. beberapa nomor seperti itu diberikan oleh otoritas internet namun sebagian mungkin oleh Internet Service Provider (ISP).

Untuk sistem tentang prosedur  pengkoneksian pada layanan internet seperti World Wide Web perlu diperiksa dengan menggunakan administrator. Namun untuk computer personal memerlukan dial up account telepon dan modem atau kabel modem ataupun perlengkapan Digital Subscriber Line (DSL) untuk dikoneksikan pada jaringan kantor melalui sebuah Internet Service Provider (ISP).

Sebelumnya tadi sempat disinggung mengenai bandwidth, namun kita belum mengerti definisinya. Bandwidth merupakan banyaknya data yang dihitung dalam bit per second (bps), yang dapat dikirim dari satu computer ke computer lain dalam sejumlah waktu yang tersedia.

Banyak orang yang salah mengartikan internet berarti world wide web, namun yang sebenarnya web hanya layanan terakhir dan terpopuler saat ini di internet. Layanan internet mencakup berbagai macam hal, diantaranya http; https; pop; ftp; dan lain sebagainya. Contoh tersebut juga bisa dijadikan sebagai contoh huruf pertama dari uniform resource locator (URL).

Kemudian atribut lain ada yang disebut dengan html. Hypertext Markup Language (HTML) merupakan format dokumen sederhana untuk mempresentasikan teks terstruktur yang bercampur dengan image inline. Sebuah dokumen HTML dapat berisi hyperlink atau anchor yang mengacu pada dokumen lain yang mirip.

HTML berfungsi baik untuk membuat dan mengirimkan halaman web statis yang tidak kompleks. Ada lagi yang disebut dengan eXtensible Markup Language (XML), yaitu aplikasi yang selangkah lebih maju dibandingkan dengan HTML. Hal tersebut merupakan langkah evolusioner berikutnya dalam perkembangan internet untuk memformat dan mengirimkan halaman web dengan menggunakan style. Dalam XML juga pengguna dapat membuat tag sendiri untuk menjelaskan secara tepat apa arti data.

Seiring dengan perkembangan zaman, nantinya sebagian besar multimedia yang diciptakan di internet akan bermunculan di world wide web, terprogram dalam batasan-batasan HTML namun kemudian diperlebar oleh kapabilitas yang semakin maju yang disediakan oleh XML, Java, JavaScript, dan plug in khusus seperti Flash dan QuickTime untuk mempermudah browser melampaui limitasinya.

Pengembang harus memahami tidak hanya tentang bagaimana membuat dan mengedit elemen-elemen multimedia, tetapi juga bagaimana cara mengirimkannya pada browser HTML dan sarana plug in/player, agar multimedia bisa didesain lebih efektif bagi masyarakat.

Daftar Pustaka       : Vaughan, Tay. 2004. Multimedia: Making It Work. Edisi 6.Yogyakarta: Andi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s