TEKS


 

Teks merupakan bentuk tulisan yang memvisualisasi  kata-kata yang biasa diucapkan dalam bahasa lisan sebagai sistem umum dari komunikasi. Peran teks menjadi lebih penting sejak memasyarakatnya teknologi computer, internet, dan  sebagainya. Teks berperan penting untuk merancang label pada judul, menu, dan tombol dengan menggunakan kata-kata yang memiliki makna paling tepat untuk mengekspresikan apa yang ingin disampaikan. Dengan menggunakan teks maka diharapkan orang lain dapat mengerti maksud yang ingin kita sampaikan.

Terdapat beberapa jenis, gaya, dan bentuk tulisan (Text). Beberapa gaya tulisan seperti bercetak tebal, miring, dan bergaris bawah, ada juga gaya superscript, emboss, atau dicoret. Untuk ukuran tulisan biasanya dinyatakan dalam poin (sekitar 72 per inci). Pembagian jenis penulisan dalam paragraph terdapa alignment kiri, kanan, dan tengah.

Ada beberapa istilah dalam teknik penulisan, antara lain tipografi, merupakan anggota karakter grafis yang biasanya mencakup banyak jenis ukuran dan gaya. Font, merupakan kumpulan karakter dari ukuran tunggal dan gaya dari beberapa jenis huruf.

Serif dan sans serif merupakan cara paling sederhana untuk mengkategorikan sebuah tipografi. Serif merupakan hiasan kecil di akhir stroke surat. Font serif juga biasa digunakan sebagai bagian tubuh pada penulisan cetak, karena dianggap bisa menggiring mata pembaca sepanjang garis teks.. Disisi lain, sans serif biasa digunakan untuk penulisan Headline atau kata-kata yang ingin ditegaskan, karena dianggap lebih mudah dibaca dan lebih menarik apabila digunakan dalam ukuran kecil.

Kemudian yang perlu kita perhatikan dalam penulisan adalah factor-faktor yang mempengaruhi apakah tulisan tersebut dapat dibaca atau tidak. Beberapa hal yang mempengaruhi diantaranya, ukuran, warna, latar belakang warna, dan gaya tulisan.

Sedangkan dalam dunia internet, format dokumen standar yang digunakan untuk halaman web disebut dengan Hypertext Markup Language (HTML). Dalam sebuah dokumen HTML kita dapat menentukan jenis huruf, ukuran, warna, dan property lainnya dengan menandai teks dalam dokumen dengan tag.

Web menyebar dan berkembang yang kemudian melahirkan desain untuk menampilkan teks pada computer. Dynamic HTML menggunakan cascading style sheet (CSSs) untuk menentukan pilihan mulai dari ketinggian garis dengan lebar margin untuk pengaturan font.

Saat ini sudah ada kombinasi multimedia dari teks, grafis, dan elemen audio menjadi kesatuan. Ada multimedia interaktif yang menjadi hypermedia saat desainer memberikan suatu struktur elemen terkait melalui mana pengguna dapat menavigasi dan berinteraksi.

Ketika computer telah mengadopsi teks, teks tidak hanya berada pada halaman cetak, maka kemampuan lebih maksimal dalam pengolahan computer dapat diterapkan untuk membua eks lebih mudah diakses dan bermakna. Kemudian teks mendapat sebutan hypertext karena kata-kata, bagian, dan pikiran dihubungkan, pengguna bisa mendapat hal negative melalui teks dengan cara yang nonlinier, cepat dan intuitif. Karena hypertext tidak hanya terorganisir dengan menghubungkan kata dengan kata lain, tetapi juga dengan gambar terkait, klip video, suara, dan pameran lainnya.

Terdapat pula istilah anchor yang secara resmi digunakan dalam HTML sebagai referensi dari sau dokumen ke dokumen lain, gambar suara dokumen, atau file.

Terdapat begitu banyak kelebihan dari hyperlink, diantaranta kita dapat mencari dan melihat potensi dari miliaran dokumen dan file, tetapi disamping itu kita bisa terjerumus dalam sebagian hyperspace.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s