Sekilas tentang Teori dan Perspektif Komunikasi


Teori dan Perspektif Komunikasi (TPK) bertujuan untuk menegaskan batas-batas cakupan mengenai ilmu komunikasi, karena ilmu komunikasi merupakan ilmu yang paling luas cakupan ke-ilmuannya.
Komunikasi => proses social dalam individu-individu dengan menggunakan simbol-simbol untuk menciptakan & menginterpretasikan makna dalam lingkungan mereka.
Manfaat TPK =>
• Membantu untuk mngembangkan kemampuan berfikir kritis
• Menunjukan pentingnya penelitian antar bidang ilmu
• Membantu untuk memahami dunia sekitar
• Membantu untuk memahami diri sendiri

Teori Aksioma =>
“We Can’t Not Communication”
Artinya semua yang tidak disengaja termasuk dalam komunikasi

tetapi dalam TPK TIDAK BERLAKU, karena yang dipelajari adalah prilaku komunikasi yang disengaja.

Pengertian Teori Komunikasi
Teori (sesuatu yang berdasarkan pengalaman)
Konseptualitas / penjelasan logis & empirik (ilmiah) mengenai suatu fenomena

Teori dibagi 2 : Abstraksi & Realitas
Ciri Umum Teori :
• Abstraksi suatu hal & bersifat spesifik /terbatas
• Konstruksi ciptaan individual manusia
Teori Komunikasi : konseptualitas / penjelasan logis tentang fenomena peristiwa komunikasi (mencakup produksi, proses & pengaruh dari sistem-sistem tanda & lambang) yang terjadi dalam kehidupan manusia.
Sifat & Tujuan Teori : tidak hanya untuk menemukan fakta yang tersembunyi, tapi juga suatu cara untuk melihat fakta, mengorganisasikan serta merepresentasikan fakta tsb.

Teori dapat dikatakan BAIK adalah yang sesuai realitas kehidupan, konseptualitas & penjelasannya didukung oleh fakta serta dapat diterapkan dalam kehidupan nyata

Fungsi Teori (Littlejohn) :
1. Mengorganisasikan & menyimpulkan
2. Memfokuskan
3. Menjelaskan
4. Pengamatan
5. Prediksi
6. Heuristic / heurisme
7. Komunikasi (dipublikasikan)
8. Control social
9. Generative

Konteks dibagi :
• Intrapersonal
• Antarpersonal
• Kel. Kecil
• Organisasi
• Public/retorika (pendengar dlm jumlah besar)
• Massa ( = , melalui media)
• Antar budaya

Ilmu : pengetahuan tentang fakta-fakta alam ataupun sosial yang berlaku secara umum & sistematik.
Common sense : yang sudah diteliti & dibuktikan kebenarannya, diorganisasikan secara umum & sistematik akan menjadi ILMU (ada penjelasannya)

Tujuan Pokok Ilmu
• Mendiskripsikan gejala secara cermat
• Memberikan penjelasan
• Mengorganisasikan secara sistematis semua bukti empiric yg ada dlm suatu
satuan pengetahuan

3 Pendekatan Keilmuan
1. Scientific(alat), ilmiah – empiris
2. Humanistic(langsung), humaniora – interpretative
3. Social sciences, ilmu2 social – gabungan keduanya

Perspektif dalam Ikom terbagi ke dalam 7 Tradisi
1. Socio-psikological(kom sebagai pengaruh antar pribadi)
2. Cybernatic(kom sebagai pemrosesan informasi)
3. Retorical(kom sarat seni berbicara)
4. Semiotic(kom melalui tanda & symbol)
5. Sosio-cultural(kom penciptaan & pembuatan realita)
6. Phenomenological(kom pengalaman diri & orang lain melalui dialog/curhat)
7. Critical(manusia sebagai makhluk yang kritis)

Istilah-istilah
Redudansi : sesuatu yg dapat diprediksi
Entropi : sesuatu yg tidak dpt diprediksi

Teori Pertukaran Social (TPS)
TPS = kelebihan – kekurangan
*jika hasil (+) maka orang akan bersedia untuk berteman

Prinsip-prinsip TPS
• Manusia mencari penghargaan & menghindari hukuman
• Manusia makhluk rasional
• Standar yang digunakan manusia untuk mengevaluasi pengorbanan &penghargaan bervariasi seiring dengan berjalannya waktu dari satu orang ke orang lainnya
Manusia jika ingin melakukan hubungan dengan orla pasti mempertimbangkan untung & ruginya

Managemen Privasi Komunikasi -MPK- (Pengelolaan informasi pribadi)
terdapat 3 Asumsi
1. Man. pembuat keputusan
2. Man. adl pembuat pengaturan & pengikut peraturan
3. Pilihan & peraturan man. didasarkan pd pertimbangan akan orla & jg akan konsep diri

Faktor yang berpengaruh dalam menjaga informasi :
*budaya *gender *konteks

MPK pengaruhi teori dialektika
Dialektika Rasional
a) Hubungan tidak bersifat rasional
b) Hidup berhubungan ditandai dengan adanya perubahan
c) Kontradiksi merupakan fakta fundamental dalam hidup berhubungan
d) Komunikasi sangat penting dalam mengelola & menegosiasikan kontradiksi-kontradiksi dalam hubungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s